Jendela Teliti dalam Alkitab Studi Albata

Tujuan situs ini adalah memperlengkapi Anda untuk memahami Alkitab — seperti penerjemah Alkitab.

Fitur-fitur jendela teliti

Bahasa sumber PL

  • Biblehub Interlinear: Setiap link berwarna biru dapat diklik. Kami sarankan tekan dan tahan tombol Ctrl di keyboard sambil klik link, maka data lengkap dari Biblehub.com akan muncul di tab baru di browser. Apabila Saudara menggunakan browser Chrome, saat kursor berada di atas link biru, informasi singkat tentang kata/nomor/parsing itu akan muncul. Maaf, saat ini informasi itu masih dalam bahasa Inggris.

  • Hebrew (U of Amsterdam) menunjukkan informasi tentang jenis kata.

  • Hebrew (Open Scriptures) menunjukkan informasi tentang arti kata menurut Strong’s Lexicon dan menurut Brown Driver Briggs Lexicon (BDB).

Bahasa sumber PB:

Interlinear Biblehub masih menunjukkan Teks UBS. Teks biru merupakan link untuk informasi lebih lanjut.

Teks Byzantium (atau Teks Mayoritas). Albata sudah membuat terjemahan yang berdasarkan pada teks ini, karena teks ini didukung oleh ribuan (saksi) salinan kuno.
Untuk informasi selanjutnya lihat artikel ini: Teks PB Yunani yang digunakan oleh Albata. Teks ini adalah terjemahan dari Robinson dan Pierpont, edisi 2018. Lihat juga daftar pustaka untuk artikel itu. 

Perbandingan Teks Bisantium dengan Teks UBS: Lihat dalam contoh ini, teks UBS/Kritikal tidak menuliskan ‘dan berpuasa’. 

Teks SBL (Society of Biblical Literature) Teks ini hampir sama dengan Nestle-Aland26 dan juga Teks United Bible Society (UBS). Arahkan kursor di atas kata untuk melihat informasi tata bahasa beserta artinya. (Harap dimaklumi: Sebenarnya United Bible Society mendukung Teks UBS maupun Teks Byzantium.)

Text Critical Greek NT (TCGNT) menunjukkan Teks Bisantium dengan mendata persen dukungan untuk sumber teks PB yang lain, seperti Critical Text, Testus Receptus, dll. Dalam contoh di atas, sumber teks sumber yang tidak menuliskan ‘dan berpuasa’ hanya 0.2%. 

 

Sumber Teliti yang tersedia dalam Bibledit

Terjemahan Secara Harfiah dalam bahasa Indonesia

  • Modified Indonesian Literal Translation: Sesuai namanya, terjemahan ini sangat literal/harfiah. Terjemahan ILT dikerjakan oleh aliran gereja yang menggunakan nama Yahweh dan kata Elohim dalam PB. Jadi MILT dimodifikasikan supaya menggunakan Allah dan Tuhan dalam PB. MILT berdasarkan Textus Receptus dalam PB.

  • Terjemahan Baru Diterbitkan pada tahun 1974. Dalam PB, TB sekitar 70% mengikuti Teks UBS.

  • Kitab Suci Injil: PB dari terjemahan ini diterbitkan oleh LAI, sedangkan PL diterbitkan oleh yayasan lain. Terjemahan ini ditujukan kepada orang Kristen yang berlatar Muslim. Pada umumnya, KSI juga berdasarkan Teks UBS.

  • Alkitab Yang Terbuka: Ini adalah terjemahan yang dikerjakan oleh Yayasan Sabda. Pada umumnya, AYT juga berdasarkan Teks UBS dan sering menggunakan istilah-istilah yang sama dengan TB.

Terjemahan secara harfiah dalam bahasa Inggris

  • Text Critical English NT (TCENT): menerjemahkan TCGNT (= Teks Bizantium) secara harfiah.

  • English Standard Version: Terjemahan ini adalah versi terjemahan harfiah yang saat ini paling populer di Amerika Serikat pada masa ini. Dalam PB ESV sekitar 72% mengikuti teks UBS.

  • World English Bible: Dalam PB, terjemahan ini mengikuti Teks Byzantium secara konsisten.

  • 1599 Geneva Bible (GNV): Pada zamannya Geneva Bible lebih populer dan sampai sekarang dianggap lebih teliti dari KJV. Di dalamnya juga terdapat banyak catatan yang berguna dan sangat menartik. Ini dianggap Alkitab Studi yang pertama.

  • King James Version: Arahkan kursor di atas kata untuk melihat keterangan arti kata bahasa sumber dari Strong’s Lexicon. KJV berdasarkan Textus Receptus.

Terjemahan yang di tengah,
yang disebut modified literal:

Terjamahan-terjemahan yang disebut modified literal berada di tengah jenis terjemahan secara harfiah dan terjemahan berdasarkan arti. Dalam bahasa Indonesia terjemahan seperti ini belum ada. Untuk jenis terjemahan ini, ketika para penerjemah menganggap bahwa ayat akan cukup dimengerti kalau diterjemahkan secara harfiah (kata demi kata), ayat itu tetap diterjemahkan secara harfiah. Sedangkan untuk ayat yang sulit dimengerti, penerjemah dapat memutuskan untuk menerjemahkan berdasarkan arti.

  • Kelebihan modified literal translation: Hasil terjemahan rata-rata lebih mudah dimengerti dari terjemahan harfiah.

  • Kekurangan modified literal translation: Pembaca tidak dapat membedakan kalau ayat yang sedang dibaca diterjemahkan secara harfiah atau berdasarkan arti.

  • New English Translation: Terjemahan ini dipimpin oleh para fakultas pengajar di Dallas Theological Seminary. Situs netbible.org sangat canggih dan berguna. NET mempunyai 30.000 catatan kaki.* Yang ditandai tn adalah translation notes, catatan tentang penerjemahan.* Yang ditandai sn adalah study notes, yaitu hal untuk dipelajari atau direnungkan.* Yang ditandai tc adalah textual commentary, yaitu catatan tentang pilihan antara perbedaan varian tekstual.NET 80% mengikuti Teks UBS dalam varian-varian tekstual di PB.

  • New International Version: Tidak lama sesudah penerbitan Alkitab lengkap NIV di 1984, terjemahan ini menjadi yang terpopuler di Amerika Serikat. NIV masih terpopuler dalam jenis modified literal.

  • Expanded Bible: Alkitab ini berdasarkan terjemahan lain yang bernama New Century Version. Tetapi ada para penerjemah yang masih melengkapi NCV dengan banyak keterangan yang ditulis dalam [kurung].

    * Keterangan yang ditandai L menunjukkan bentuk literal/harfiah.

    * Keterangan yang ditandai T menunjukkan terjemahan yang lebih tradisionil, seperti istilah yang digunakan dalam KJV.

    * Keterangan yang ditandai C adalah Comment/Komentar.

  • Complete Jewish Bible

  • International Standard Version

  • Holman Christian Standard

  • God’s Word

Terjemahan Berdasarkan Arti

  • Terjemahan Sederhana Indonesia (TSI) edisi 3.33 Edisi TSI terbaru akan selalu ditampilkan di situs ini. Dalam PB, TSI 100% mengikuti Teks Bisantium/Mayoritas.

  • Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS) adalah terjemahan dari GNT yang diterbitkan oleh LAI pada tahun 1985. Dalam PB, BIS sekitar 67% mengikuti Teks UBS dalam varian-varian tekstual. Terjemahan ini juga diberikan nama BIMK (Bahasa Indonesia Masa Kina). Penulis tidak setuju dengan menggunakan nama itu, karena teks BIS tidak disunting supaya mengikuti Contemporaty English Version.

  • Today’s Malasian Version (TMV) adalah terjemahan dari GNT yang diterbitkan oleh Malaysian Bible Society pada tahun 1987.

  • Good News Translation  disponsori oleh American Bible Society, dan tim penerjemah dipimpin oleh Dr. Bob Bratcher. PB diterbitkan pada tahun 1966 dan Alkitab lengkapnya diterbitkan pada tahun 1976. PB diberi judul Good News for Modern Man: The New Testament in Today’s English Version, oleh karena itu dulu terjemahan ini disebut TEV. Tetapi sekarang dikenal sebagai Good New Bible (GNB) atau GNT. Terjemahan ini sangat berpengaruh karena terjemahan-terjemahannya disponsori oleh United Bible Society ke dalam banyak bahasa nasional, termasuk Indonesia (1985) dan Malaysia (1987). Bahkan ada juga terjemahannya ke dalam bahasa Nias (1996). Terjemahan ini juga berpengaruh karena pedoman-pedoman penerjemahan yang diterbitkan oleh United Bible Society (banyak juga yang ditulis oleh Bob Bratcher) mengambil GNT sebagai patokan penerjemahan. Ada juga Pedoman Penerjemahan Alkitab (PPA) yang diterjemahkan dari bahasa Inggris dan diterbitkan oleh LAI, di mana pengaruh dari GNT masih terasa. Dalam PB, GNT mengikuti Teks UBS dalam sekitar 71% varian tekstual.

  • New Living Translation (NLT) sudah menjadi terjemahan berdasarkan arti yang terpopuler di antara penganut bahasa Inggris. Dalam penerbitan pertamanya (1996), masih ada ayat-ayat yang dipengaruhi oleh The Living Bible (paraphrase). Dalam beberapa revisi NLT (termasuk 1998, 2007, 2015), pengaruh dari LB sudah berkurang. Para penerjemah Alkitab zaman sekarang sebaiknya selalu periksa NLT. Dalam PB, NLT mengikuti Teks UBS kira-kira seperti GNT.

  • Contemporary English Version (CEV) juga disponsori oleh Amerikan Bible Society, dan tim penerjemah dipimpin oleh Dr. Barclay M. Newman. “The CEV began as a result of studies conducted by biblical scholar Dr. Barclay M. Newman in 1984 into speech patterns used in books, magazines, newspapers, and television. These studies focused on how English was read and heard, especially by children. This led to a series of test volumes being published in the late 1980s and early 1990s.” PB CEV diterbitkan pada tahun 1991 dan PLnya pada tahun 1995. Oleh karena pengaruh Contemporary English Version, LAI mengeluarkan terjemahan yang bernama Bahasa Indonesia Masa Kini, tetapi terjemahan itu masih sama dengan BIS, bukan terjemahan dari CEV. CEV sangat bagus dalam semua bagian puisi, karena Barclay Newman juga penulis puisi. Dalam Mazmur, baris-barisnya lebih singkat, dan suasana doa sering terasa lebih konsisten dari terjemahan-terjemahan lain. Dalam PB, CEV mengikuti Teks UBS kira-kira seperti GNT.

  • Common Englsih Bible (CEB), penerbitan 2011.

Parafrasa:

Terjemahan-terjemahan yang disebut parafrasa adalah hasil terjemahan yang terlalu bebas. Sering kali parafrasa bisa memasukkan tafsiran yang bersifat modern, atau menambah ide-ide yang tidak bisa dianggap terjemahan berdasarkan arti bahasa sumbernya, dan sebaliknya juga bisa mengurangi makna yang ada dalam bahasa sumber. Terjemahan yang bernama The Message adalah contoh ekstrim dari jenis ini, dan karena itu sama sekali tidak dianjurkan bagi penerjemah Alkitab, ataupun bagi mereka yang mau mempelajari Alkitab. 

Harap diingat bahwa tidak ada terjemahan Alkitab yang 100% konsisten dengan cara menerjemahkan yang mereka pegang. Sebagai contoh, ESV berbangga sebagai terjemahan kata demi kata (harfiah), tetapi kita dapat menemukan satu ayat di mana satu kata dalam bahasa Yunani diterjemahkan dengan enam kata dalam bahasa Inggris. Namun hal seperti itu tidak sering terjadi. Demikian pula, banyak ayat dalam semua terjemahan berdasarkan arti masih dapat dikatakan: diterjemahkan secara harfiah. Jadi, begitu juga setiap Alkitab yang dianggap parafrasa masih mempunyai ayat yang dapat dikatakan diterjemahkan berdasarkan arti ataupun secara harfiah. 

Ketiga parafrasa yang diberikan dalam sumber penelitian kita masih berguna untuk penerjemah Alkitab, asal mengingat kelemahan jenis terjemahan ini.

  • Firman Allah Yang Hidup (FAYH) diterbitkan oleh Kalam Hidup pada tahun 1976 dan “merupakan terjemahan langsung dari edisi bahasa Inggris The Living Bible karya Kenneth N. Taylor.” Walaupun dikatakan ‘terjemahan langsung’ dari TLB, sebenarnya FAYH sering tidak seekstrim ‘parafrasa’ kalau dibandingkan dengan TLB. Untuk perbandingan yang menunjukkan bahwa FAYH sebagai parafrasa, lihat Kis. 4:27-28, Kis. 13:48, dan Rom. 8:28-29. TSI sering dianggap sejenis dengan FAYH. Namun anggapan itu sering muncul bukanlah karena penerjemahan TSI terlalu bebas, tetapi karena pilihan kata/kalimat (cara mengungkapkan) TSI sangat wajar, seperti FAYH.

  • The Living Bible (TLB) diterbitkan pada tahun 1971, dan diterjemahkan secara parafrasa oleh Kenneth N. Taylor. Inilah ceritanya tentang permulaan TLB (Wikipedia): “The children were one of the chief inspirations for producing the Living Bible. Our family devotions were tough going because of the difficulty we had understanding the King James Version, which we were then using, or the Revised Standard Version, which we used later. All too often I would ask questions to be sure the children understood, and they would shrug their shoulders—they didn’t know what the passage was talking about. So I would explain it. I would paraphrase it for them and give them the thought. It suddenly occurred to me one afternoon that I should write out the reading for that evening thought by thought, rather than doing it on the spot during our devotional time. So I did, and read the chapter to the family that evening with exciting results—they knew the answers to all the questions I asked!” Sebelum penerbitan PB dari TLB, “In 1962 Billy Graham received a copy of Living Letters – a paraphrase of the New Testament epistles and the first portion of what later became The Living Bible – while recuperating in a hospital in Hawaii. He was impressed with its easy readability, and he asked for permission to print 50,000 paperback copies of Living Letters for use in his evangelistic crusades. Over the next year he distributed 600,000 copies of Living Letters.”  Pada waktu TLB diterbitkan, KJV masih digunakan namun sangat susah untuk dimengerti. Pada tahun tujuh-puluan (1970-1979) Ameriksa Serikat mengalami pembaruan rohani yang luar biasa. Pembaruan itu bukan karena penerbitan TLV, tetapi karena banyak muda-mudi menggunakan TLB. Oleh karena itu Bob Bratcher (pemimpin penerjemahan GNT) mengatakan bahwa TLB mengajar umat Tuhan di Amerika bahwa sudah baik untuk memiliki lebih dari satu versi Alkitab. Dalam PB, TLB mengikuti agak sama dengan semua terjemahan yang mengikuti Teks UBS, karena Kenneth Taylor mengikuti Amerikan Standard Version (1901) waktu dia melakukan parafrasanya. Karena sukses dari TLV, Taylor mendirikan Tyndale House Foundation, yang kemudian mensponsori terjemahan berdasarkan arti yang terpopuler, yaitu New Living Translation.

  • J.B. Phillips NT: Penerjemah Phillips adalah pendeta dalam gereja Anglican di Great Britain yang hidup dari 1906-1982. Perjanjian Baru Phillips diterbitkan pada tahun 1958. Karena PB Phillips adalah seperti pelopor dalam jenis parafrasa, hasil terjemahannya tidak seekstrim yang muncul dikemudian hari. Salah satu ciri penerbitan Phillips adalah tidak memakai nomor-nomor setiap ayat, tetapi menerbitkannya dengan cara menggabungkan ayat menjadi satu alinea.

Tafsiran

  • Translation for Translators (T4T)  adalah terjemahan khusus yang dibuat untuk menolong para penerjemah Alkitab. T4T dikerjakan oleh Dr. Ellis W. Deibler. Beliau belajar banyak tentang kebutuhan para penerjemah Alkitab waktu menerjemahkan Alkitab untuk beberapa suku di Papua New Guinea. Sesudah kembali ke Amerika Serikat, Dr. Deibler mengajar cara menerjemahkan di pusat Summer Institute of Linguistics (SIL) di Dallas, sambil menulis banyak pedoman untuk penerjemah yang diterbitkan oleh SIL. (Buku-buku itu tersedia di software Logos, ada biaya untuk membukanya.) T4T sebenarnya dapat digolongkan dalam terjemahan berdasarkan arti, tetapi di sini diposisikan dalam bagian tafsiran karena proses analisa yang dilakukannya dalam menerjemahkan berbagai macam gaya bahasa dan kiasan yang terdapat dalam teks sumber Alkitab. Orang-orang di suku tempat Ellis dan Anne Deibler menerjemahkan Alkitab sama sekali tidak mengerti kiasan-kiasan Alkitab. Semua hal itu sangat asing bagi mereka, oleh karena itu Ellis Deibler terpaksa belajar cara menerjemahkan berbagai kiasan sesuai artinya dan tidak memakai kiasan dalam terjemahan. Mohon diingat: Singkatan-singkatan yang digunakan dalam T4T (di bawah) menunjukkan bahwa kiasan atau gaya bahasa itu terdapat dalam teks sumber, sedangkan terjemahan Deibler tidak menggunakan kiasan. Semua kiasan dan gaya bahasa diterjemahkan sesuai artinya. 

    • [APO] = apostrophe = apostrofi
      [CHI] = chiasmus = kiasmus
      [DOU] = doublet = doblet
      [EUP] = euphemism = eufemisme
      [HEN] = hendiadys = hendiadis
      [HYP] = hyperbole = hiperbol
      [IDM] = idiom = idiom
      [IRO] = irony = ironi
      [LIT] = litotes
      [MET] = metaphor = metafora
      [MTY] = metonymy = metonimia
      [PRS] = personification = personifikasi
      [RHQ] = rhetorical question = pertanyaan retoris
      [SIM] = simile = simili
      [SYM] = symbol = simbol
      [SAR] = sarcasm = sarkasme
      [SYN] = synecdoche = sinekdoke
      [TRI] = triple = tripel

  • Harus diingat juga bahwa bahasa Indonesia menggunakan banyak sekali kiasan dan bermacam-macam metafora. (Contoh dalam bahasa Indonesia, ‘polisi tidur’, ‘nasi sudah menjadi bubur’, dan ratusan idiom lain.) Seorang penerjemah harus mengerti kalau bahasa sasarannya menggunakan setiap gaya bahasa yang terdaftar di atas.

Easy English Bible dengan Commentarynya (2018) adalah terjemahan khusus untuk pembaca yang masih belajar bahasa Inggris.  Kosa katanya dibatasi kepada hanya 1200 kata. Sangat sulit untuk mengungkapkan seluruh Firman Allah dengan pembatasan itu! Terjemahan ini berguna untuk menunjukkan salah satu strategi ungkapkan makna Firman Allah dengan cara yang paling sederhana.